Home / Renungan Iman Katolik / Bebas dari Jeratan Iri dan Dengki

Bebas dari Jeratan Iri dan Dengki


INJIL hari ini berkisah tentang Yesus yang membebaskan seseorang dari belenggu setan. Kebaikan Yesus ditanggapi secara negatif oleh orang Farisi karena mereka iri dan dengki terhadap popularitas Yesus yang mengancam posisi dan kedudukan mereka. Mereka tidak percaya kepada kuasaNya, tidak mengakui keilahianNya dan bahkan menuduhNya bekerja sama dengan Beelzebul, penghulu setan.


Saat iri dan dengki menguasai hati, maka kita memiliki kecenderungan untuk mencari-cari dan menggali kekurangan dan kesalahan pihak lawan. Kita merasa jauh lebih unggul dan lebih baik daripada mereka sehingga mereka tidak berhak dan tidak layak untuk memperoleh popularitas dan kesuksesan yang melebihi kita. Sikap seperti ini mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang jahat, seperti menebarkan gosip dan memfitnah secara keji. Iblis bersorak gembira menyaksikan diri kita berjalan masuk ke dalam perangkapnya.


Sadari bahwa iri dan dengki hanya merusak diri, membuat kita gelisah, jauh dari rasa tenteram dan damai. Mari bertobat dan ubah sikap kita. Undang Yesus untuk masuk dan bertahta di dalam hati kita. Bekerja sama dan bersatu dengan Dia, akan memampukan kita untuk membebaskan diri dari jeratan iri dan dengki. Dengan demikian kita dapat bersyukur dan menerima diri kita apa adanya, dan dengan tulus mengakui kelebihan orang di sekitar kita.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

About dr.gaplek

Check Also

Bacaan dan Renungan Hari Senin 28 Januari 2019

9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *