Home / Renungan Iman Katolik / Hukum Kasih, Hukum yang Terutama

Hukum Kasih, Hukum yang Terutama


DALAM sabdaNya pada hari ini, Yesus mengajarkan kepada kita mengenai hukum kasih. Ia menegaskan bahwa tidak ada hukum lain yang lebih utama daripada ke dua hukum ini. Kita semua dipanggil untuk melaksanakannya secara penuh.


Hukum kasih menuntut kita agar:

Mengasihi Tuhan dengan keseluruhan diri kita, di setiap saat, dalam berbagai keadaan, tanpa menuntut balas jasa dan selalu percaya serta menaruh harapan kepadaNya bahwa apa pun yang diberikanNya adalah yang terbaik bagi kita. MengasihiNya berarti mau mempersembahkan diri kita dan dengan setia mengabdi kepadaNya. Namun kita juga harus menyadari bahwa mengasihi Tuhan tidak ada artinya bila kita tidak mengasihi sesama dan diri kita sendiri. Ke dua hukum ini saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkanMengasihi sesama tanpa diskriminasi, tanpa syarat, tanpa menghitung untung dan rugi, kepada siapa saja termasuk kepada orang yang bersalah kepada kitaMengasihi diri sendiri dengan menerima diri kita apa adanya, dengan seluruh ketidaksempurnaan kita

Tidaklah mudah untuk melaksanakannya karena manusia memiliki kecenderungan untuk mengutamakan diri sendiri. Namun bila kita senantiasa melekat kepadaNya, Sang Kasih, maka kasihNya akan mengalir ke dalam diri kita, dan memampukan kita untuk hidup saling mengasihi.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

About dr.gaplek

Check Also

Bacaan dan Renungan Hari Senin 28 Januari 2019

9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *